Senin, Juni 14, 2010

Iya, saya gendut, tapi saya juga manusia!

Haloo Pertengahan Juni yang sangat dramatis!

Udah sakit mata, mana ibu ku sama temen2 ku pada maksa nyuruh pake kacamata hitam! Hwaa maless lah, dikira kuda lumping makan beling gitu ta?????????
Mana Rabu sama Kamis mau SNMPTN! Tanpa persiapan matang! BONEK tok wes! bzzzh. . Wish me luck ya friendsssssssssss :)

Oh iya, tadi aku sama kuma (temen kampus yang super aneh dengan iketan dimana2, yaa silahkan membayangkan seseorang wanita berkulit putih dengan wajah semi blasteran kenjeran-korea dengan iket bisa sampek 4 biji di sekitar rambutnya. Dengan senyum ala kuda jingkrak. Selamat membayangkan!) ke American Corner tepatnya di salah satu bagian perpusatakaan Universitas Airlangga terimut! Terutama Kampus B!

Jadi disana kita niat nya BELAJAR SNMPTN! (kayaknya perlu digaris bawahi NIATNYA) tapi karena kita memang sama-sama mempunyai golongan darah O, yang mungkin secara garis besar memang gampang tergoda sama hal-hal yang bisa mengalihkan kita pada tujuan kita semula. (mungkin soal golongan darah O bisa dilihat di posting ku terdahulu) akhirnya kita tergodalah melihat majalah-majalah america. Secara disana American-corner. .! Kita mulai bergosip soal Beberapa wanita-wanita yang rela menghabiskan jutaan dolar bahkan ratusan juta dolar untuk memermak tubuh mereka, Gilaa yaaaa mulai dari operasi bentuk alis! Kelopak mata! Hidung! Rahang bagian pipi! Sekarang pertanyaan nya , mereka yang mungkin (menurutku tampak masih sempurna2 aja) terus operasi total bisa habisin ratusan juta dolar, GIMANA AKU?

Okee, lupakan sejenak masalah itu. Adanya cuma bikin iri sama orang yang punya badan proposional daripada kita, dan terus terus an mencaci maki tubuh kita sendiri. Aku harap aku takkan pernah melakukannya! Jadi inget waktu mata kuliah Filsafat Manusia. Dosen ku berkata : "Sekarang kalian fikirkan. Misalnya pacar kalian jelek, dekil, pendek terus kalian malu ngenalin ke temen2 kalian, tapi kalian masih bisa menyembunyikan dari teman2 kalian.Tapi gimana kalo yang jelek, dekil, pendek itu kalian sendiri. Tubuh kalian yang menempel tiap jam, kalian bawa kemana-mana. Nggak mungkin kan kalian harus menyembunyikan dari semua orang"

Nice. . . . .

Buat aku, okelah nggak ada salahnya membuat tubuh ini semakin menarik terutama dengan tujuan yang jelas, misal : menyenangkan calon suami atau istri.Atau dengan alasan mengirit uang, biar bisa beli baju kecil-kecil yang harganya 10 ribu dapet 2. hauahhahaa. . . Dan nggak mau munafik , sekarang aku juga lagi proses diet kok. bewkwkkwkwkwwek. . tapi toh pada kenyatannya kalo diet ini gagal, saya tetap dan wajib bersyukur sama tubuh saya sendiri. Karena gimanapun saya nggak bisa terus-terusan berkhayal punya tubuh bohai ala julia perezz atau tubuh semampai ala luna maya. Cukup bercermin, dan liat kenyataannya, yaa ini saya! Mau diapakan lagi! Apa lantas saya merasa jijik sama tubuh saya lantas bisa kubuang dan kugantikan dengan yang lain. Nggak akan bisa.

Saya cuma bisa bersyukur, walaupun saya gendut saya juga manusia. Yang punya kelebihan yang lain. :')

Tidak ada komentar: