Kamis, Januari 17, 2013

Finally :D

Haloooo.. halooo.. halooooo... *Ala2 Telletabies mau berpisah* http://www.emocutez.com udah 2013 aja ya? gak kerasa. perasaan baru kemarin aku ngerayain 17 tahun #DiTawurMasaal. 2013? aku belum bisa janji aku bisa lulus (sorry mom) bukannya gak optimis tapi aku masih keteteran dimana-dimana. Tapi aku janji aku usaha'in lulus secepetnya ('O')/ #cling. Apa yang baru di 2013? Aku punya aktivitas baru! Taraaaa... Guru PAUD! Yeah finally. Setelah 2 tahun yang lalu daftar magang tapi nggak keterima, akhirnya tahun ini keterima.  http://www.emocutez.com bayangkan aku setiap hari bisa ketemu anak-anak kecil lucu yang pipi nya tembem. Iya, aku suka anak kecil. Suka banget. Enaknya sekarang, bisa liad-liad anak kecil yang ganteng-ganteng #tetep hahahahaha.. jadi bisa milih "waaa.. aku pengen anakku kayak gitu!" "pengen yang matanya kayak gitu!!" #Abaikan #HasratInginNikahTakTersampaikan. Oke skip.. Jadi aku kebagian ngajar KB (Kelompok Bermain) Button yang notabene anaknya dibawah umur 4 tahun jadi masih kecil.. masih banyak yang kalau ngomong belum jelas lafalnya.  



ki-ka: ini vira sama ibi. Dua2 nya suka ngomong. Suka princess juga. "Jari princess"


ini patner aku.bu herlin, sama garin (baca: gain).
anak ini lucu banget. tas sama anaknya gede'an tasnya -_-
Oh ya soal garin. Kalau ada yang tau emote ndempel tembok kayak gini (*-.-)/ emote garin banget. Dia suka ndempel2 tembok kayak pernah waktu microteaching.

Aku: "Garin kenapa tidak ikut senam?"
Garin: "Garin hanya ingin melihat saja. Garin malu (*-.-)/║ *sambil ndempel tembok*" 
Aku: "Yasudah -_-"


ki-ka: rayyan, bu april, ava :D

nah ini pas kemarin renang. yang pake baju renang toska namanya aya :D
ini daanial :D

kalo ini IRGIIIIIIIII!! ganteeeeeeeng bangeeeeet!! #Meleleh
Bagi siapa aja yang penasaran siapa irgi yang sering tak tweet belakangan ini itu anak diatas :* ganteeeeng bangeeeeeeettt!! #backsound hey kamuuu~ hati kuuu dag dig dug saat aku melihatmuuu~  

Awalnya anak ini lebih banyak diem. Kalau ibarat dia abege2 ala cowboy junior dia tipe cowok yang cool yang banyak fansnya.... hahahahahaha.. #Abaikan. Tapi lama kelamaan he's nice child :D pinter lagi. Dia tau wiper, tau palang kereta. tau masinis. Bayangin aja.. pas aku seumurnya dia paling aku tau cuma lemper itu enak -_-

Ya. Aku menikmati aktivitas baru ku ini. Setiap hari sekarang kebanyakan di isi di paud. Ngajar, isi SKH, bantuin bu cindy nyiapin bahan ajar, gosip-gosip sama guru-guru yang lain, dan satu lagi MAIN UNO sama bu zendy (kepala sekolah), bu cindy, bu herlin, bu ariek, bu ndari, pak firman!! 


Well, i think it's good thing in 2013. Welcome 2013, I believe it would be very nice year :D

Minggu, Desember 09, 2012

Catch Your Dream



Berbicara soal mimpi. Ada yang sedang mencari mimpi, ada yang membangun mimpi atau justru mewujudkan mimpi. Tapi ada beberapa yang bahkan tidak tau mimpinya apa. Yang terakhir itu terdengar miris sekali. 

Aku suka sekali bertanya tentang mimpi ke setiap orang. Mencari tau kegilaan seperti apa mimpi mereka. Karena menurutku, mimpi itu harus gila. Karena semakin orang tidak percaya akan mimpi mu disitu kekuatan mimpi akan terwujud. Tidak percaya? Banyak orang-orang hebat dulu saat dia bermimpi, orang-orang di sekitarnya menganggap itu bunga tidur yang akan layu saat musim kemarau datang. Padahal mereka tidak tau seberapa kekuatan mimpi itu.


Justru yang aneh ketika bahkan kau tak tau apa mimpi mu? Ada beberapa orang hidup ya hidup saja. Lulus kuliah, cari kerja di perusahaan, menikah, punya anak, jadi tua. Atau ada orang yang hanya berimpi sebatas aku-ingin-hidup-selamanya-bersama-kekasihku. hahahahaha :))


Dunia kita, kita sendiri yang membangun. Ya seperti kata perempuansore setiap orang adalah ahli mimpi. Berbanyak-banyaklah bermimpi, toh bermimpi juga gak rugi :)) *ngikik


Aku sendiri? 


Penulis!

Sebenernya, aku kepikiran buat cabut ke kota ntah lah. Di surabaya itu gitu-gitu aja. Atau aku nya emang yang nggak suka kota terlalu padat penduduk? Entahlah. Yang jelas aku nggak mau keluar negeri. Sok keminggris! ahahahahha :)) aku mau cari kota di Indonesia yang sederhana. Cukup bisa nulis tanpa pikiran buntu! Membayangkan punya balkon dengan jendela yang bisa ngelihat hujan sama petir-petirnya. Gimanapun endingnya, aku kepengen bisa buat buku. Nggak perlu best seller sih yang penting laku! Hahahahahaha..

Kerja di konsultan pernikahan/keluarga!
Intinya aku menjauh dari yang namanya kerja di HRD. "Aku bakal lulus dengan susah payah sampek mengeh-mengeh. Dan pasti lamaaaaa. Aku nggak mau cuman berakhir bagian ngetes doang sama interview" Aku mau lebih. Aku emang nggak pinter tapi suka ngotot


Mbuat sekolah!
Nah ini mimpi ku paling besar. Membuat sekolah!! Yey! Intinya, aku nggak mau suatu saat nanti termasuk anakku merasa dirinya nggak pintar. Nah, karena itu. Aku kepengen mbuat sekolah dimana nggak ada satupun anak ngerasa dirinya nggak pintar. Nggak semua anak harus jadi dokter supaya dapet pengakuan dirinya pintar. Mungkin kalau dia pinter nyepik bisa diarahin ke atlit nyepik mungkin? :)) mwhahahaha *dikeplak kak seto.

Well, what's your dream? Tell me ;D

Kamis, Desember 06, 2012

Terimakasih Pak Ino


Berbeda dengan teman-teman saya yang bisa menceritakan dengan detail obrolan dengan pak Ino, menceritakan betapa rindu gaya mengajarnya dikelas bahkan rindu bagaimana beliau menyapa. Saya tidak dapat menceritakan kenangan bersama beliau, ya karena memang saya tidak begitu mengenal beliau. Saya hanya pernah sekali diajar beliau, itupun kuliah umum. Dan saya tidak terlalu memperhatikan karena saya berada di pojok belakangan sendiri. Sebenarnya saya sempat beberapa kali mengobrol dengan beliau. Itupun obrolan biasa yang tidak sampai 10 menit, kemudian tak sampai direkam oleh ingatan.

Mungkin jika menganut pepatah, "tak kenal maka tak sayang". Saya tidak kenal, mungkin tidak sesayang mereka yang sangat kehilangan. Tetapi saya tau bahwa beliau orang yang hebat. Seperti kata mas Iman, pak Ino adalah outlier yang berada di kurva kanan. Menyimpang tetapi layang di jadikan panutan.

Saya ingat obrolan saya dengan pak Rudi beberapa minggu yang lalu. Saya bertanya-tanya kapan Indonesia punya psikologi tersendiri. Maksudnya bukan teori dari barat. Karena selama saya kuliah 7 semester lebih banyak membahas teori dari tempat antah berantah yang bahkan saya belum pernah kesana. Lalu saya dan pak rudi berdiskusi tentang Psikologi Jawa. "Ngomong'o pak Ino. Cek nggawe mata kuliah bebas Psikologi Jawa. De'e seneng banget ambek budaya Jawa. Masi'o de'e cino"  (Bilang ke pak Ino. Biar dibuatkan mata kuliah bebas Psikologi Jawa. Dia senang sekali sama budaya Jawa. Walaupun dia cina) begitu ujar pak Rudi. Saya hanya bisa melebarkan mata dan berdecak kagum. "Orang ini keren" begitu komentar saya dalam hati.

Saya tidak menyesal tidak begitu mengenal pak Ino. Banyak teman-teman atau adek angkatan saya yang menyayangkan belum pernah diajar oleh beliau. Tetapi menurut saya pribadi, sebenarnya secara tidak langsung dan tanpa kita sadari, kita pernah merasakan diajar pak Ino. Bagi siapapun yang pernah diajar oleh pak Sam, pak Bukik, mas Aryo, pak Fendy. Beliau-beliau adalah titisan pak Ino. Saya menyebut titisan karena ada pemikiran dan gaya mengajar yang hampir sama dengan pak Ino. Telat masuk membawakan jajan untuk satu kelas, mencontek langsung dapet nilai E, kuis yang rasanya lebih mencekam daripada UTS dan UAS, bagaimana nilai A itu percuma jika ternyata kita tidak tau dasar dari ilmu itu sendiri dan apapun itu. Iya, mereka memang murid pak Ino. Jadi wajar ketika murid mencontoh gurunya. Apalagi guru yang memang mempunyai jiwa mendidik seperti beliau. 



Terimakasih pak ino, telah menanamkan nilai kehidupan. Nilai akademik bukanlah segala-galanya. Yang lebih penting yaitu bagaimana menjadi bermakna.

Terimakasih telah menanamkan bibit. Semoga bibit itu terus tumbuh dan akhirnya menghasilkan tunas baru lagi yang tak kalah unggulnya. Tidak hanya berhenti sampai sini saja.


Kamis, November 08, 2012

Jari-jari yang tak lagi terkait




from: tumblr


Aku tidak bisa memaksa orang berlama-lama denganku. Mau sewindu atau berhenti saat melempar dadu yang kedua juga silahkan. Tapi yang jelas, aku tidak akan memaksa jika kamu bosan lalu pergi. Begitu pula aku. Aku tak berani berjanji aku akan tetap tinggal. Karena mungkin aku bisa berubah. 

Karena semua tidak selalu selamanya.  Tapi bukan berarti yang tidak selamanya bukan yang terbaik.
Karena tidak selamanya bukan berarti pergi. Setidaknya pernah bersama. 


Hujan di November


from: tumblr


Jika kamu tau bersamanya adalah waktu yang berbatas. Aku berani bertaruh, kau tak akan mendiamkan genggaman tangan begitu saja. 

Tak ada musim hujan yang lagi kau lewatkan. Karena embun yang selalu memeluk kalbu. Bukan biru yang kini menjadikan rindu mu semu. 

Begitu banyak kesempatan yang terlewatkan. Seolah semua adalah takdir pengibah cinta. 

Pada satu titik kau akan sadar, hujan di bulan November yang kau harap datang hanya menetes di pelupuk mata. Tidak lagi membawa rasa-rasa yang selalu ada di bulan November. 

Kemudian menangislah. Seolah hujan itu ada. Biarkan dia kering bersama kenangan. Mungkin memang bukan dia. Dan ada waktu yang tidak lagi berbatas.




Selasa, September 04, 2012

Utuh?


Jiwa ku lepas.
Jiwa ku tak berakar.
Jiwa ini tak punya pijakkan lagi.
Entah harus ke kiri atau berlari.
Atau harus pergi meninggalkan sanubari.
Jiwa ini menyepi sendiri.
Seperti tak punya lagi belahan yang harus dinaungi.
Jiwa ini mulai menggerogoti akan dan pikiran. Dan tak lagi rasioanl.
Jiwa rapuh, hanya butuh kamu untuk membuatnya utuh.

#19 Balon Hijau


Dua langkah kaki beriringan saling mengejar bayangan masing-masing. Melewati sore sambil bernyanyi saling mengisi seperti sepasang sayap yang saling seimbang. Walau sumbang tapi nyaring bunyinya.

"Meyetus bayon ijo doool hatitu tanat tataaaauu...balontu tintal... nggggg.. tintal belapa ayah?"
"Empat"
"Oh iyaaa enpat"
"Bayonku tintal enpat tu pedang eyat-eyat"

Sepasang sandal berbunyi toet-toet miliki anak perempuan berpita merah jambu dan sepasang lagi sandal kulit asli milik pria tegap mudah gagah sentosa bak gatot kaca. Mereka berdua bergandengan di pinggiran jalan dekat pabrik gula Selorejo. Tak kalah romantis dengan sepasang muda-mudi 80'an yang kencan ala sepatu roda di taman kota.

"Ayah, tenapa yang meyetus bayon walna ijo?"
"Mungkin anak yang megang balonnnya nggak suka warna hijau. Jadi terlalu memperhatikan balon yang lain. Jadi meletus deh balon warna hijaunya"
"Caca suka walna ijooooooooo" sambilnya berteriak
"Kamu mau balon warna hijau"
"Nggak ah antik meyetus juga"

Kemudian tertawa tak kunjung lepas sore itu. Tuhan seperti berhasil mengambil foto setiap detik yang mereka lewatkan. Begitu abadi untuk dikenang.

**

"Ayah cepet sembuh ya"
Terlihat seorang wanita dengan pakaian ala kantoran mencium kening seorang laki-laki paruh baya yang terbujur kaku di kasur putih dengan selimut putih hitam seperti zebra cross.
"Ayah, lihat ini rafael nulis di balon ngasih ucapan ke ayah biar cepet sembuh. Ayah cepet sembuh ya biar bisa nganterin rafael sekolah lagi"

from: tumblr


Ayah menangis.  Ia tak mampu berucap seberapa ia ingin.